Archive for June, 2006

where are they..?

Saturday, June 24th, 2006

Sabtu minggu ini, seharusnya anak-anak itu sudah menerima nilai kenaikan kelas mereka… Seharusnya mereka akan mendatangiku untuk menagih janji hadiah kenaikan kelas mereka… tapi dimana mereka? Ditunggu-tunggu, ga nampak batang hidung mereka satu pun…..

Ahmad yang selalu malas mengerjakan matematika, tapi akhirnya paling cepat menjawab latihan-latihan soalku, Tino yang pendiam, paling malas berangkat sekolah, tapi selalu rajin meminjami aku n Heni buku sekolahnya untuk dipelajari, juga anak-anak perempuan yang pemalu, tapi ada juga yang banyak bicara… kemana kalian?

Nyesel deh, kenapa ga punya alamat rumah kalian, biar Qta bisa belajar rame-rame lagi, makan cemilan-cemilan ketika istirahat,ikut maen n makan bubur kacang hijau n susu rame2 di masjid…..

miss y …

Happy Three Friends..?

Monday, June 19th, 2006

3_cute_girl3r_1
Mereka adalah sahabat2 Cewek pertamaku di FE,sampai sekarang. Menyelamatkan aku dari "penindasan" temen2 Cowok yang aku punya,yang udah udah berbagi cerita bout  kehidupan masa mahasiswa, dengan segala keseruan di Equilibrium… Keep Smile Gal’s!!

Anak-anak di bukit kecil itu…..

Wednesday, June 7th, 2006

Hari ketiga nemenin anak2 SD kelas 5 itu belajar bareng… Mereka udah bisa diajakin kompakan…setelah tahu cara ngadepin mereka, yang khas anak-anak banget, suka ma hadiah2 kecil….hehehehee. Setelah semingguan belajar di tenda pengungsian, hari ini kita pindah ke atas bukit, dipayungi pepohonan Jati, lebih adem sih dari pada kalo di bawah terpal tenda, tapi gantian sekarang kita gatal-gatal digigitin semut, :P….

Tapi seneng bisa bareng ma mereka, walo ga sedikit yang susah diatur, tapi mereka tetap anak2 yang menyenangkan, dengan banyak celotehan mereka yang mengeluh ma pelajaran Matematika, yang paling suka ma Sains sampai seru antusias mereka untuk berebut menjawab pertanyaan2-ku demi memperoleh bonus Pensil n coklat…. :)

Mereka tetap anak2… dengan kenakalan mereka yang seringkali buat kita geleng-geleng. Tapi mereka tidak sama dengan anak-anak yang sekarang mungkin sibuk belajar di rumah, berkumpul dengan orang tua mereka di rumah yang nyaman dan hangat. Mereka semua adalah anak-anak yang  merasakan kehilangan tempat tinggal hingga harus tidur beramai-ramai tidur di tenda-tenda darurat, sebagian pernah merasakan sakitnya tertimpa reruntuhan rumahnya sendiri, yang sebagian besar kehilangan buku2 pelajaran, peralatan sekolah dan mainan  karena tertimbun reruntuhan…

Anak-anak yang malang…. Tapi mereka merasakan musibah ini dengan cara mereka, Mengeluh dengan cara mereka, Berbicara dengan cara mereka,yang terkadang justru membuat kita yang lebih dewasa menjadi tersadar bahwa jika mereka masih bisa tersenyum dan tertawa saat ini, maka kita pun tidak boleh kehilangan senyum dan semangat untuk terus membahagiakan mereka…:)

Jika Tuhan “mencoba” ku…..

Wednesday, June 7th, 2006

Jangan biarkan aku berdoa untuk berlindung dari bahaya,

Tetapi untuk menjadi berani menghadapinya

Jangan biarkan aku meminta kesembuhan luka,

Namun hati untuk menaklukannya

Jangan biarkan aku memohon dalam ketakutan yang cemas untuk diselamatkan,

Namun mengharapkan kesabaran untuk memenangkan kebebasan

Berkatilah aku agar tidak menjadi seorang pengecut,

Yang merasakan Kasih-Mu dalam keberhasilanku semata,

Tetapi biarkanlah aku menemukan rengkuhan tanganMu dalam kegagalaku

-Rabindranath Tagore-

Take a Pic’S

Sunday, June 4th, 2006

Motretbw

wups…..ga usah berebut, semua kebagian…. (stone’s say…..:P)

Wedi Ombo….

Sunday, June 4th, 2006

Pohonrame1 2 hari sebelum gempa, awal libur panjang di akhir Mei 2006, rame2 ma Pi, Desti, Pras, "Embun", Ganjar, Put, Tika, n "Pak Tua" Riky maen ke Wedi Ombo, sekalian jenguk Muti "Jo" yang lagi KKN di daerah antah berantah deket Wedi Ombo. Masih Sama seperti 2 tahun yang lalu, terakhir kalinya aku datang ke pantai paling indah di Jogja ini, pemandangannya masih paling hebat, pohon2 di tepian pantainya buat pasirnya yang putih makin terlihat indah namun teduh. Air yang sedang surut seakan ngebolehin kita untuk menyapa ombak lebih jauh ketengah lautan biru. Sejenak, merasa bebas dan lepas………

Suatu pagi di akhir libur panjang…

Friday, June 2nd, 2006

Sabtu 27 Mei 2006, seminggu yang lalu, memang mencekam. Buat siapa aja, yang tinggal di Jogja dan sekitarnya. Padahal matahari belum muncul penuh, udara juga masih sejuk, dan belum banyak orang-orang yang bangun dari mimpi2 malamnya, tiba2 bunyi berderak di setiap bagian rumah, bergetar, kemudian bergoyang. Jogja Gempa! Itu yang ada di otakku, seketika setelah terbangun karena terkejut. Merapikah yang membuat goncangan sedahsyat ini?

Ternyata kenyataan berbicara sebaliknya. Gempa bukan dari Utara, tapi dari Selatan. kerusakan benar2 parah dan daerah yang luluh lantak adalah daerah di bagian selatan. Jadi, bagaimana keadaan teman2ku di sana? Deka, U-us, Pipit, fitri, Wiwien, dll..? Rumah Deka hancur, Bagas n adji"djikun"  juga, tembok pagar beberapa teman juga roboh, beberapa kehilangan sanak saudara, beberapa belum bisa dihubungi….

Beberapa hari menjelajahi daerah gempa, melihat dengan mata kepala sendiri, ternyata ini benar-benar nyata. Bencana baru saja terjadi di kota Jogja ku tercinta.. Semoga saudara-saudaraku di sana tetap tabah dan bisa bangkit, menjalani kehidupan yang memang tidak akan pernah sama lagi, namun bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya… Amiiin…