Archive for March, 2006

’bout Life (only my version)

Friday, March 31st, 2006

Well, here we are…. hidup, bernafas, berjalan, mendengar, melihat, dan  merasakan.  Apakah berarti kita hidup?  Apakah berarti  keberadaan kita memang benar-benar ada? Hahahaha….. jangan terlalu berpikir pusing-pusing, membaca pertanyaanku tadi:) Cukup diam sebentar, menutup mata, menarik nafas teratur, dan me-review hal-hal yang telah jadi sejarah dari masa lalu kita.. So, apakah kita telah melakukan hal-hal yang bisa membantu orang lain? Apakah kita telah membagi kebahagian kemarin, dan hari ini, meskipun itu hanya berupa senyum? Apakah kita telah bersyukur pada malam-malam menjelang tidur dan ketika bangun? Apakah kita telah berbagi bahu dengan sahabat-sahabat kita yang memiliki masalah dan tangis yang tertahan? Apakah kehadiran kita selama ini memberi arti bagi orang lain, untuk tetap bangun, bersemangat, dan bersyukur atas hidupnya? Pertanyaan-pertanyaan simpel yang aq tujukan untuk diriku juga. Hidup bukanlah hanya sekedar menyemangati diri sendiri, meraih cita-cita pibadi, dan menjadi penonton kehidupan nyata. Hidup adalah selalu menjadi orang yang tidak tahu, untuk kemudian belajar, tahu sedikit, dan terus belajar. Dan pelajaran itu tidak datang dari buku-buku tebal teori semata. Pelajaran itu datang jika kita membuka mata dan hati kita kepada setiap hal, setiap orang, setiap tempat, melalui pengalaman dan cerita. Yup, hidup berarti belajar, menjadi hidup yang berarti dan bermanfaat, dan punya arti. Hidup tidak selalu menyuruh kita menjadi orang yang ada diu depan, Karena terkadang, menjadi penyemangat bagi orang lain sama artinya menjadi bersemangat. Setuju?:)

sahabat-sahabatKU(part-3)

Friday, March 24th, 2006

Putro_paringSahabat2ku rupa-rupa warnanya..:) mereka kadang pinter banget, menyebalkan, sok dewasa,bahkan terkadang bisa kekanakan. Tapi mereka tetap banyak membantuQ, dalam hal apapun!

Well, bout sahabatku yang satu ini (sebut saja dia Put kacamata-nama asli Berinisial IS) biasanya bisa aku hubungi kapan aja, hari apapun untuk hal apapun. Yah… sering aku jadikan objek untuk menumpahkan beberapa pertanyaan yang kadang tiba-tiba muncul dengan "aneh" dan tiba-tiba dalam otakQ. Orang yang bisa ditarik dengan tiba-tiba untuk melarikan diri dari keramaian dunia fana (hehehehe…….:P), tanpa kemudian melupakan kenyataan bahwa kita masih ada di dunia nyata:).

Kenyataan lain,yang lagi-lagi harus aq terima dari seorang Put,kemaren dia dengan tidak sopannya lulus duluan dari kampus kami,Ekonomi. Oke-oke,sebagai teman yang baik,walaupun tidak rela ditinggal, cuma bisa bilang CONGRATS!!!!!!!! kadang-kadang aq memang harus berpikir dengan caramu, terutama untuk masalah disiplin madiri sendiri:).

So,keep Fight ya…Hidupmu baru dimulai sekarang!!!\^_^/

suatu soreKu….

Thursday, March 16th, 2006

Ngelamun_7 Sore itu, entah apa yang terjadi padaku.

Perasaanku tidak karuan dan pengen marah terus. Salah satu pemicunya kehadiran seseorang dengan sikap yang tidak berkenan di hatiku. Hingga sambil memacu kendaraanku, pikiranku terus menerus berputar penuh kekesalan yang seakan-akan tak berujung. Hingga sampai di bawah jembatan pertanian, dari kejauhan aku melihat sesosok laki-laki paruh baya yang berbadab tinggi sedang melambai-lambaikan tangannya sambil memegang tongkat. MasyaAllah….. ternyata laki-laki itu buta! Dan ia memberi tanda pada pengemudi kendaraan untuk memberinya jalan. Aku sempat lagu untuk menepikan kendaraan, pikiranku tidak refleks berhenti dan membantu orang itu. Tapi kemudian, aku perlahan menepikan kendaraan untuk menolongnya menyeberang. Tapi ketika aku hendak mematikan kendaraanku, orang itu sudah berjalan menyeberang ke tengah. Dan aku perhatikan dari jauh, mengawasinya. Setelah memastikan orang buta itu sampai di seberang jalan, aku pun memacu kembali kendaraanku.

Dan sepanjang jalan aku merasa semakin kesal. Bukan kepada orang lain, justru pada diriku sendiri. Mengapa aku tidak langsung menghentikan kendaraan, membantu orang buta itu. Mengapa aku justru harus berpikir dahulu, ragu-ragu, dan tidak sigap membantunya. Aku benar-benar tidak nyaman dengan cara berpikirku sore itu. Kacau balau, hingga justru kesempatan menjadi seseorang yang bias bermanfaat untuk orang lain lewat begitu saja. Well….Aku benar-benar tidak suka dengan sikapku saat itu. Aku menyesal dan sama sekali tidak ingin mengulanginya. Jika pikiran dikuasai emosi dan kekesalan, kita justru menjadi orang yang tidak berguna. I really hate it!!!! Aku harap penyesalan ini tidak terjadi pada orang lain. Aku harap seseorang akan mengambil tindakan cepat, turun dari kendaraannya, memegang tangan orang buta itu dan membantunya menyeberang dengan aman dan selamat. Aku harap seseorang  tidak perlu merasa kesal dan menyesal, karena ia sudah melakukan sesutu yang berguna.

Wish u are…

where r u…..

Sunday, March 5th, 2006

Arsir_1 Aku mencintaimu dengan kata-kata
dengan setiap desah nafasku di pagi hari
membayangkanmu ada disisiku, selalu…
Mencintaimu dengan angan-angan
Seperti bercinta dengan mimpi dan kenangan
Menggenggam janji dan harapan….
Meskipun aku benci itu,
Aku tetap mencintaimu…
Karena aku berangan (lagi) bahwa ini akan berakhir nantinya
Dengan bahagia, dengan canda dan haru kelegaan
kita, engkau dan aku…..
Kutunggu dirimu, menemukanku……
lagi………………